Lanjut ke konten

Catatan Penting Perang Khaibar

šŸ“š RINGKASAN KAJIAN REGULER SIRAH NABAWIYAH
Tema: “Catatan Penting Perang Khaibar”

āœ’ Perang ini berawal dari usaha Nabi Muhammad ļ·ŗ untuk melemahkan 3 (tiga) kekuatan besar yang memusuhi eksistensi Madinah, yakni: Quraisy Makkah, Yahudi, dan Badui. Masing-masing dengan latar belakang dan tujuan berbeda.

āž” Nabi Muhammad ļ·ŗ ternyata memilih untuk melemahkan kekuatan besar Yahudi di Khaibar pada khususnya, di abad ke-7 H. Tentunya hal ini melihat kekuatan Quraisy sudah melemah, dan kekuatan Badui yang masih bisa dikontrol oleh militer Madinah.

āœ’ Khaibar sendiri memiliki wilayah yang luas, terdiri atas 8 (delapan) benteng besar dan banyak benteng kecil. Strategi Nabi Muhammad ļ·ŗ adalah memilih Benteng Na’im sebagai target awal pertempuran.

āž” Secara ringkas, wilayah Khaibar dibagi atas 2 (dua) area besar:

šŸŒŽ Area I:
Wilayah Nathat:
1⃣ Benteng Na’im | Dipertahankan oleh 1000 tokoh dan pahlawan Yahudi | Amir bin al-Akwa’ wafat oleh Marhab, dan Marhab terpenggal di tangan ‘Ali bin Abi Thālib r.a., sementara Zubair bin Awwam r.a. membunuh Yasir, saudara Marhab | Berlangsung beberapa hari
2⃣ Benteng ash-Sha’b bin Mu’adz | Memiliki stok makanan dan hewan ternak terbanyak, juga manjaniq dan dabbabah| Komandan Muslim: al-Hubab bin al-Mundzir al-Anshary , memimpin pengepungan 3 hari, dilanjutkan dengan do’a Nabi Muhammad ļ·ŗ
3⃣ Benteng Qal’ah az-Zubair | Memiliki cadangan air minum dan mata air | 1 orang korban dari Muslim, dan 10 orang korban dari Yahudi

Wilayah asy-Syiq
4⃣ Benteng Ubay | Pahlawan Muslim berikat kepala merah: Abu Dujanah Simak bin Kharasyah r.a. karena memimpin serangan ke dalam benteng
5⃣ Benteng an-Nizar | Diisi oleh banyak wanita dan anak-anak, karena dianggap benteng paling kokoh | Sangat tinggi posisinya sehingga Nabi Muhammad ﷺ menggunakan strategi menggunakan manjaniq.

šŸŒŽ Area II
Wilayah al-Katibah | Pengepungan 14 hari dan Yahudi menyerah
1⃣ Benteng al-Qamush, Abul Huqaiq | Menyerah dan perjanjian damai
2⃣ Benteng al-Wathih
3⃣ Benteng as-Salalim

āž” Anak Abil Huqaiq: Kinanah bin ar-Rabi’ menyembunyikan harta Bani Nadhir, menentang perjanjian, maka diinterogasi akhir oleh az-Zubair dan dieksekusi oleh Muhammad bin Maslamah.

āž” Tanah Khaibar sebagai rampasan perang dibagi 3600 bagian, sebagian untuk Nabi Muhammad ļ·ŗ dan kaum muslimin, dan sebagian lagi untuk wakil dan urusan umum kaum muslimin. Yahudi bekerja untuk pertanian kaum muslimin.

āœ’ Ja’far bin Abu Thālib r.a. datang bersama Asy’ariyyin seperti Abu Musa r.a., dan mendapatkan bagian ghanimah.

āœ’ Shafiyah binti Huyai, puteri pemimpin Quraizhah dan Bani Nadhir, yang baru menikah dengan Kinanah, ditawan, dan tidak jadi dinikahi Dihyah bin Khalifah al-Kalbi, dinikahi Nabi Muhammad ļ·ŗ dengan mas kawin pembebasan dirinya. Ia dirias oleh Ummu Sulaim sebelum melewati malam pertama dalam perjalanan ke Madinah. Wajahnya terlihat ada bekas-bekas biru bekas tempeleng Kinanah.

āœ’ Zainab binti al-Harits, isteri Sallam bin Misykam menyodorkan paha kambing kepada Nabi Muhammad ļ·ŗ yang kemudian mencicipi sedikit namun kemudian memuntahkannya. Wanita ini dibunuh kemudian sebagai qishash akan kematian Bisyr bin al-Barra’ bin Ma’rur r.a. yang telah memakan daging itu.

āœ’ Perbandingan korban perang Khaibar keseluruhan adalah 23 orang Muslim dan 73 orang Yahudi.

āœ’ Abu Hurairah r.a. masuk Islam saat Nabi Muhammad ļ·ŗ dan pasukan sudah berangkat ke Khaibar, dan beliau menyusul turut berjihad

šŸ“ Yahudi di Fadak memberikan separuh hasil buminya untuk Nabi Muhammad ļ·ŗ setelah delegasi yang dikirim Nabi bernama Muhayyishah bin Mas’ud r.a.

šŸ“ Yahudi di Wadil Qura diseru namun malah menyerang dengan anak panah yang membunuh salah satu pembantu RasÅ«lullāh yang ternyata mencuri mantel dari ghanimah Khaibar. Terjadi pertempuran selama 4 hari dengan kekalahan Yahudi.

šŸ“ Yahudi di Taima’ membayar jizyah.

āœ’ Dalam perjalanan pulang akhir Shafar atau Rabiul Awwal 7H Nabi Muhammad ļ·ŗ dan pasukan ditidurkan hingga shalat Shubuh saat mentati mulai meninggi, dan Nabi segera memerintahkan Bilāl r.a. untuk adzan

āœ’ Satuan perang Aban bin Sa’d dibuat untuk menjaga Madinah dari Badui, dengan ekspedisi ke Nejd.

Pertanyaan dapat diajukan melalui: suprahawido@gmail.com, dan jawaban akan disampaikan di Channel Dialog Islami:Ā https://chat.whatsapp.com/IFvHr8kiLHuBtmuIZDc8Tj
__
šŸ’ Ā Facebook:Ā facebook.com/wido.supraha
šŸ“·Ā Instagram:Ā instagram.com/supraha
🐦 Twitter: twitter.com/supraha
šŸ“ Ā Telegram:Ā telegram.me/supraha
šŸŽ„Ā Youtube:Ā youtube.com/supraha

Tinggalkan komentar