Lanjut ke konten

Home Sweet Heaven

Oleh: Dr. Wido Supraha, M.Si.

Pernahkah kita masuk ke sebuah rumah yang megah dan mewah, tapi terasa panas, sesak, dan tidak nyaman? Sebaliknya, pernahkah kita masuk ke rumah yang sederhana, kecil, tapi rasanya sejuk, damai, dan betah berlama-lama di sana?

Rasulullah SAW bersabda: “Baiti Jannati” (بَيْتِي جَنَّتِي – Rumahku adalah Surgaku). Ini bukan tentang luas bangunan, tapi tentang luasnya hati penghuninya.

INDIKATOR RUMAH SURGA

Apa indikator rumah itu sudah seperti surga? Mari kita lihat sifat penduduk surga dalam Al-Qur’an:

  1. As-Salaam (Damai), yaitu minim konflik yang merusak, penuh ketenangan.

لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا تَأْثِيمًا * إِلَّا قِيلًا سَلَامًا سَلَامًا

“Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.” (Q.S. Al-Waqi’ah [56] ayat 25-26)

  1. At-Thayyibah (Baik & Menyenangkan), yaitu kata-kata yang keluar dari penghuninya baik dan manis.

وَهُدُوا إِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِ

“Dan mereka (penduduk surga) diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik…” (Q.S. Al-Hajj [22] ayat 24)

وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ
“Tutur kata yang baik adalah sedekah.” (HR. al-Bukhari & Muslim)

  1. An-Nadhrah (Berseri-seri), yakni wajah penghuninya ceria, tidak masam.

فَوَقَاهُمُ اللَّهُ شَرَّ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَلَقَّاهُمْ نَضْرَةً وَسُرُورًا

“Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.” (Q.S. Al-Insan [76] ayat 11)

  1. Al-Amn (Rasa Aman), yakni rumah menjadi zona pelindung, bebas dari ketakutan fisik maupun psikis.

ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ

“Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman.” (Q.S. Al-Hijr [15] ayat 46)

PONDASI

Sebelum masuk ke tips praktis, kita harus membangun pondasinya.

  1. Visi Akhirat, yakni menyadari bahwa kumpul di dunia hanya sebentar, tujuan utamanya adalah kumpul lagi di Surga.

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ

“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka…” (Q.S. At-Tur [52] ayat 21)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” (Q.S. At-Tahrim [66] ayat 6)

  1. Syukur & Qana’ah, yakni menerima kondisi pasangan dan rumah apa adanya.

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu…” (Q.S. Ibrahim [14] ayat 7)

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ

“Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang di atas kalian, karena hal itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.” (HR. Muslim)

  1. Kesalingan (Mubadalah): Suami dan istri adalah tim, bukan atasan-bawahan yang kaku.

هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ

“…Mereka (istri-istrimu) adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka…” (Q.S. Al-Baqarah [2] ayat 187)

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi)

PILAR PRAKTIS

1. Ciptakan “Soundtrack” Surga (Manajemen Lisan)

Surga itu tempat yang steril dari bentakan dan makian.

  • Dalil Dasar:
    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
    “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam.” (HR. al-Bukhari & Muslim)
  • Tips Praktis:
    • Ganti Teriakan dengan Bisikan:
      وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ
      “Dan sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” (Q.S. Luqman [31] ayat 19)
    • ** Magic Words (Maaf, Tolong, Terima Kasih):**
      مَنْ لَمْ يَشْكُرِ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرِ اللَّهَ
      “Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada manusia.” (HR. Abu Daud & Tirmidzi)
    • Sapaan Pulang: Jangan masuk seperti orang asing.
      فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً
      “Maka apabila kamu memasuki (suatu) rumah dari rumah-rumah (ini), hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (Q.S. An-Nur [24] ayat 61)

2. Hidupkan Cahaya Rumah (Ibadah Bersama)

Rumah yang bising musik tapi sepi Al-Qur’an akan terasa gersang.

  • Dalil Dasar:
    لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
    “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim)
  • Tips Praktis:
    • Shalat Berjamaah:
      فَعَلَيْكُمْ بِالصَّلَاةِ فِي بُيُوتِكُمْ فَإِنَّ خَيْرَ صَلَاةِ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ
      “Sebaik-baik shalat seseorang adalah di rumahnya kecuali shalat wajib (bagi laki-laki di masjid).” (HR. al-Bukhari & Muslim) – Konteks: Menghidupkan sunnah di rumah.
    • Kajian Rumahan: Membaca hadis atau sirah 10 menit.
      لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا حَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ…
      “Tidaklah suatu kaum berkumpul… mengingat Allah, melainkan mereka akan dikelilingi malaikat, diliputi rahmat, dan diturunkan sakinah (ketenangan)…” (HR. Muslim)

3. Kebersihan Fisik & Visual (Estetika)

Kondisi fisik rumah mempengaruhi kondisi psikis penghuninya.

  • Dalil Dasar:
    إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
    “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan.” (HR. Muslim)
    الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ
    “Kebersihan itu sebagian dari iman.” (HR. Muslim)
  • Tips Praktis:
    • Decluttering: Membuang yang tidak perlu agar tidak mubazir.
      إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
      “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (Q.S. Al-Isra [17] ayat 27).
    • Wewangian: Rasulullah SAW sangat menyukai wewangian (HR. An-Nasa’i). Gunakan aromaterapi agar rumah wangi seperti taman surga.

4. Kualitas Koneksi (Digital Detox)

Hadirkan raga dan jiwa saat bersama keluarga.

  • Dalil Dasar: (Tentang perhatian penuh)
    Dalam Sirah Nabawiyah, jika Rasulullah SAW diajak bicara, beliau memutar seluruh tubuhnya menghadap lawan bicara, bukan hanya menolehkan kepala. (Adab Al-Mufrad). Ini adalah bentuk penghormatan tertinggi.
  • Tips Praktis:
    • Zona Bebas HP: Agar tidak melalaikan hak keluarga.
      وَإِنَّ لِأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا
      “Sesungguhnya bagi keluargamu ada hak atasmu.” (HR. al-Bukhari).
    • Eye Contact: Tatap mata pasangan dan anak saat bicara sebagai bentuk kasih sayang (Rahmah).

5. Manajemen Konflik (Pendingin Hati)

Rumah tangga pasti ada konflik. Kuncinya adalah tidak membiarkan api membakar rumah.

  • Dalil Dasar:
    وَالصُّلْحُ خَيْرٌ
    “Dan perdamaian itu lebih baik (Ash-shulhu khair).” (Q.S. An-Nisa [4] ayat 128)
  • Tips Praktis:
    • Aturan 2 Menit / Wudhu:
      إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ…
      “…Maka jika salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia berwudhu.” (HR. Abu Daud)
    • Pantangan Mendiamkan:
      لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ
      “Tidak halal bagi seorang Muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari.” (HR. al-Bukhari & Muslim)
      Jangan tidur memunggungi pasangan dalam amarah, selesaikan sebelum memejamkan mata.

STUDI KASUS & SOLUSI

  • Kasus: Suami/Istri yang cuek dan tidak romantis.
    • Solusi & Dalil:
      اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا
      “Berlaku baiklah kepada wanita…” (HR. al-Bukhari).
      Lakukan kebaikan tanpa pamrih (ikhlas), karena balasan kita ada di sisi Allah, bukan manusia.
  • Kasus: Ekonomi sedang sulit, rumah terasa panas.
    • Solusi & Dalil: Perbanyak istighfar.
      فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ
      “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu… niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu…” (Q.S. Nuh [71] ayat 10-12)

PENUTUP & DOA

Rumahku Surgaku adalah proses, bukan hasil instan. Ia dibangun bata demi bata dengan kesabaran, semennya adalah kasih sayang, dan atapnya adalah doa.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama.”

(Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa). (Q.S. Al-Furqan [25] ayat 74)

LAMPIRAN: CHECKLIST HARIAN “MENUJU SURGA”

(Bisa dicetak dan ditempel di kulkas)

NoAktivitas HarianSeninSelasaRabuKamisJumatSabtuAhad
1Mengucapkan Salam saat masuk rumah
2Makan bersama (tanpa gadget) min. 1x
3Shalat berjamaah / Mengaji bersama
4Memuji pasangan/anak minimal 1x
5Minta maaf sebelum tidur (clearing)
6Rumah rapi sebelum tidur

(

Mari Bersama Membangun Pusat Adab Nasional

Pendidikan bukan hanya membangun gedung dan ruang kelas, tetapi membentuk peradaban berbasis adab dan keilmuan. Dengan semangat itu, Pusat Adab Nasional hadir untuk menjadi inspirasi dan motivasi bagi dunia pendidikan, agar bersama-sama bertransformasi menuju harapan besar mendapatkan akreditasi ‘A’ dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Di antara amal yang paling utama adalah bersedekah di hari Jumat.

“Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi)

Maka, di hari yang penuh berkah ini, mari bersama kita hadirkan Proyek Surga: Hadiah Pendidikan yang Abadi , membangun Pusat Adab Nasional sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan berbasis adab bagi generasi mendatang

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No rek : 2171 7000 36
an : Yayasan Adan Insan Mulia

DKI Syariah
No rek : 7102 1700 003
an : Wakaf Adab Insan Mulia


WidoSupraha.Com

▫️ Web: WidoSupraha.Com
▫️ Telegram: t.me/supraha
▫️ FB: fb.com/suprahawido
▫️ IG: instagram.com/supraha
▫️ Twitter: twitter.com/supraha
▫️ YouTube: youtube.com/supraha
▫️ WA: https://chat.whatsapp.com/IRr5xEgVz5DBcxftSG0Pyp

Admin: wa.me/6287726541098

Tinggalkan komentar